paserpena.com, Paser – Polres Paser menggelar kegiatan Forum Belajar Bersama dengan narasumber Prof. Yudho Giri Sucahyo, S.Kom., M.Kom., Ph.D dan Sespuslabfor Bareskrim Polri Kombes Pol Muhammad Nuh Al-Azhar, M.Sc.
Forum ini berlangsung di Ruang Rupatama Polres Paser, Tanah Grogot, Kabupaten Paser pada Kamis (25/7/2024).
Forum yang mengusung tema “Pemahaman Terhadap Cyber Security dan Penanggulangan Kejahatan Siber Bagi Anggota Polri” untuk meningkatkan pemahaman mengenai keamanan siber dan penanggulangan kejahatan siber bagi anggota Polri.
Kasi Humas AKP Kamin mengatakan dalam sesi pembukaan, Prof. Yudho Giri Sucahyo menekankan pentingnya monitoring aktivitas ancaman siber pada Data Center Polri.
“Beliau menjelaskan bahwa proses identifikasi, deteksi, analisis, penyelidikan, pelaporan, serta respons dan pemulihan sistem adalah kunci dalam menghadapi ancaman siber,” ujar Kasi Humas, dalam keterangan resminya, dikutip Minggu (28/7/2024).
Selain itu, kata dia, Prof. Yudho juga menyoroti pentingnya digital forensik untuk pembuktian kepada masyarakat terkait kasus-kasus serangan siber. Ia juga menyampaikan bahwa pembangunan literasi digital sangat penting untuk mencegah masyarakat menjadi korban serangan siber.
“Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman anggota Polri mengenai keamanan siber dan penanggulangan kejahatan siber, guna mendukung tugas-tugas kepolisian yang semakin kompleks di era digital,” tambah AKP Kamin.
Prof. Yudho, sambung haji Kamin sapaan akrabnya turut menjelaskan visi Indonesia Emas 2045 yang mencakup beberapa aspek penting seperti, mewujudkan ekosistem digital yang inklusif dan kolaboratif berbasis inovasi dan Mempercepat transformasi digital nasional untuk mendukung pertumbuhan ekonomi dan keamanan nasional.
Kemudian “Mengembangkan ekosistem digital yang berkesinambungan dengan partisipasi aktif dari berbagai pemangku kepentingan, serta Membuat regulasi yang adaptif terhadap perkembangan teknologi, dan Meningkatkan pemahaman digital di masyarakat untuk meminimalisir dampak negatif teknologi,” tukasnya.
Sementara itu, Sespuslabfor Bareskrim Polri Kombes Pol Muhammad Nuh Al-Azhar, M.Sc. juga memberikan pandangan terkait penanggulangan kejahatan siber di lingkungan Polri.
Dia menekankan bahwa peningkatan kapasitas dan kapabilitas anggota Polri dalam menghadapi kejahatan siber merupakan langkah krusial untuk mengatasi tantangan di era digital.
“Kegiatan ini diharapkan dapat memberikan wawasan dan pengetahuan baru bagi anggota Polri dalam menghadapi berbagai ancaman siber, sehingga mampu memberikan perlindungan yang lebih baik bagi masyarakat,” ujar Muhammad Nuh.
Dengan adanya forum ini, Polres Paser menunjukkan komitmennya dalam mendukung keamanan dan stabilitas di dunia digital, seiring dengan perkembangan teknologi yang semakin pesat.
Kegiatan ini dihadiri oleh sejumlah pejabat dan personil Polres Paser, termasuk Kapolres Paser AKBP Yusep Dwi Prastiya, S.H., S.I.K., M.H., Wakapolres Paser KOMPOL Donny Dwija Romansa, S.T., S.I.K., M.H., Kasat Samapta Polres Paser AKP Hermawan, S.H., M.H., Kasat Narkoba Polres Paser AKP Suradi S.H., Plh. Kasat Binmas IPTU Darwito, KBO Sat Intelkam Polres Paser IPTU Hari Suswanto, KBO Sat Reskrim Polres Paser IPDA Abdul Aziz, serta para Kapolsek jajaran.


