paserpena.comPaser – Asosiasi Pedagang Pasar Desa Keliling (APPDELING) di Kabupaten Paser menggelar rapat di Desa Tanah Periuk, Tanah Grogot, Kabupaten Paser, Kaltim pada Senin (4/11/2024) malam.
Rapat tersebut membahas soal program kerja bagaimana kesejahteraan anggota dapat terwujud, salah satu isu utamanya yang dibahas yaitu masalah banyaknya para anggota Apdeling yang belum memiliki rumah.
Ketua Asosiasi Pedagang Pasar Desa Keliling Kabupaten Paser, Abdul Hadi mengatakan bahwa pihaknya tengah menggodok program kerja untuk menfasilitasi para anggota agar dapat mudah memiliki rumah.
“Dari 400an anggota pedagang, sebagian besar belum beruntung. Sehingga masih ngontrak dan belum memiliki rumah,” ungkap Hadi di Tanah Grogot, Selasa (5/11/2024).
Ia lanjut menjelaskan, para pedagang desa keliling ini beragam jenis usahanya, mulai dari pedagang sembako, pakaian anak-anak, pakaian orang tua, sayuran, asesoris, gorengan, makanan, alat pertanian/pertukangan hingga pecah belah.
“Jadi wajar saja jika belum memiliki rumah, karena banyak pendapatannya masih pas-pasan. Untuk itulah kami menyusun program ini agar dapat memberikan solusi yang bermanfaat buat teman-teman,” tambahnya.
Selain itu, para pedagang ini juga aktif dalam kegiatan sosial jika ada mengalami kemalangan. Termasuk saat menyalurkan bantuan banjir di Kalsel pada 2022 lalu.
Sebelumnya, saat pandemi Covid 19 para pedagang ini turut bersuara atas kebijakan pemerintah yang membatasi aktifitas warga. Tentu saja kebijakan itu membuat para pedagang mengalami situasi keadaan yang sangat sulit.
Namun, beberapa tahun belakangan ini mulai bangkit kembali.
Untuk diketahui, Asosiasi Pedagang Pasar Desa Keliling pertama kali dicetuskan dan berdiri sejak tahun 2010an. Namun, pihaknya baru membuat legalitas organisasi pada tahun 2021 lalu. Dan saat ini pihaknya tengah membuat legalitas hingga SK Menkumham.


