Mulut Berbusa di Teras Toko, Seorang Supir Truck Tewas di Batu Sopang!

paserpena.com, Paser – Seorang pria ditemukan tewas di teras Toko Rahmawati, Desa Songka RT 004, Kecamatan Batu Sopang pada Selasa (19/3/2024) sekira pukul 08.00 WITA,.

Diketahui, ternyata pria tersebut seorang warga asal Hulu Sungai Selatan, Kalimantan Selatan, bernama inisial A (50)

Kapolres Paser AKBP Yusep Dwi Prastiya SH, SIK, MH melalui Kapolsek Batu Sopang Iptu Harwanto. SE SH mengatakan, bahwa kejadian itu bermula sekitar pukul 07:30 WITA.

Kala itu, “Masraji tengah membuka toko untuk memulai berjualan seperti biasanya. Namun, saat membuka toko, Masraji terkejut melihat sosok pria tertidur di teras toko,” kata Kapolsek Batu Sopang Iptu Harwanto. SE SH dalam keterangan resminya, dikutip Jum’at (22/3/2024).

Lalu tanpa berpikir panjang, lantaran mulut korban sudah berbusa dan dihinggapi lalat. “Masraji segera meminta bantuan kepada Ganteng Zulkifli Hasibuan, seorang supir truk yang sedang melintas di depan toko,” ungkapnya.

Namun, upaya Ganteng Zulkifli Hasibuan untuk membangunkan korban, tambah Herwanto, tak membuahkan hasil.

Korban tidak memberikan respons apapun. Kemudian, Ganteng memeriksa pernafasan korban dan menyimpulkan bahwa korban telah meninggal dunia.

Atas kejadian yang mengejutkan itu, “Pelapor segera menghubungi ketua RT setempat dan Polsek Batu Sopang,” urai dia.

Dari identifikasi korban, diketahui korban bernama A, berusia 50 tahun, merupakan seorang supir truk PS Roda 06.

“Dia biasanya mengangkut semen dari Kabupaten Tabalong menuju Kabupaten Penajam. Saat kejadian, korban singgah untuk beristirahat di Toko Rahmawati di Desa Songka RT 004, Batu Kajang,” sambung Hermanto.

Lebih lanjut diterangkannya, dari keterangan karyawan toko, para supir PS Roda 06 sering singgah di teras toko untuk beristirahat.

Kendati begitu, “Pihak keluarga korban menolak untuk melakukan visum dan otopsi terhadap jenazah. Mereka meminta agar korban segera dimakamkan dan dengan tulus menerima serta mengikhlaskan atas kepergian korban. Keputusan tersebut menunjukkan bahwa keluarga korban memilih untuk menghormati kepergian korban, ungkap keluarga korban,” jelas Herwanto.

Baca Juga:  Makmur Marbun Sebut Banjir Sepaku Berangsur Surut, Pihak ini Ikut Bantu!

Menurutnya, kematian korban menjadi peringatan bagi kita semua akan pentingnya keselamatan dan kesehatan, terutama bagi para pekerja yang bekerja di sektor transportasi.

“Semoga keluarga korban diberi ketabahan dalam menghadapi cobaan ini, dan semoga Almarhum mendapatkan tempat yang layak di sisi-Nya,” pungkasnya.

spot_img

BERITA TERKINI

BERITA TERPOPULER

spot_img