Pasca Seorang Mahasiswa Tewas, Kades Sungai Tuak Sebut CCTV di Jembatan Kandilo Pernah Diusulkan!

paserpena.com, Paser – Belum lama ini terdapat seorang mahasiswa jatuh dari sungai Kandilo di desa Sungai Tuak, Kecamatan Tanah Grogot, Kabupaten Paser.

Korban ditemukan tewas, hingga kini masih menjadi pertanyaan publik, apa motif sebenarnya peristiwa tersebut.

Kepala Desa Sungai Tuak Muhammad Ashar mengatakan, perlu ada kamera pengawas atau CCTV di lokasi jembatan.

“Sudah beberapa kali kami usulkan namun tidak terwujud,” kata Ashar, Kepala Desa Sungai Tuak dimana lokasi Jembatan Kandilo.

Menurutnya pemerintah perlu meningkatkan pengawasan di ruang publik yang rawan terjadi kecelakaan seperti di jembatan Kandilo.

Ashar juga menyebut petugas Satpol-PP juga harus rutin dan tegas mengusir warga yang sering berkumpul di jembatan.

“Banyak warga masih tidak menghiraukan larangan berkumpul, Satpol PP harus tegas menegur yang seperti ini,” ujar Ashar.

Sementara itu, Camat Tanah Grogot Abdul Rasyid mengatakan, untuk CCTV jika dipasang perlu pengawasan yang terintegrasi. Semisal terkoneksi dengan Polres, Diskominfo atau Satpol PP.

“Jadi jika ada kejadian darurat, informasi bisa cepat tersebar ke seluruh stakeholder,” tutur Rasyid.

Pejabat fungsional urusan jembatan Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (DPUTR) Paser Ikhsan Dharmasatrya mengatakan sudah ada rencana untuk pengadaan  CCTV oleh Bidang Bina Marga.

“Semoga di APBD 2024 ini masuk usulannya,” ungkap Dharmasatrya.

Baca Juga:  Mulut Berbusa di Teras Toko, Seorang Supir Truck Tewas di Batu Sopang!
spot_img

BERITA TERKINI

BERITA TERPOPULER

spot_img