Jumat Curhat, Warga Keresik Bura Ngeluh Soal Sengketa Lahan, Sertifikat hingga Pupuk Subsidi Langka

paserpena.com, Paser – Kegiatan Jum’at Curhat Polres Paser dilaksanakan di gedung kantor bersama LKD Desa Keresik Bura Paser Belengkong pada Jum’at (26/4/2024).

Kegiatan tersebut dipimpin langsung oleh Kapolres Paser AKBP Yusep Dwi Prastiya, SH, SIK, MH, didampingi para Pejabat Utama (PJU), perwira Polres Paser, Kapolsek Paser Belengkong AKP Ramli.

Selain jajaran kepolisian, Sekretaris Camat Paser Belengkong Abdillah, S,STP., Kades Suliliran H. Hademan, Staf Desa Suliliran, Ketua Badan Permusyawaratan Desa (BPD), Ketua RT, tokoh agama, tokoh masyarakat, tokoh pemuda, Kepala Sekolah SDN 016 Pabel, SMP N2 Pabel, dan Madrasah Ibtidaiyah Nurul Amin, serta Ibu-Ibu PKK Desa Keresik Bura turut hadir pada kegiatan itu.

Kapolres Paser melalui Kasi Humas AKP H Kamin mengatakan bahwa bapak Kapolres Paser mengucapkan terima kasih kepada pemerintahan desa, tokoh masyarakat, dan seluruh warga atas kehadirannya.

“Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya rutin untuk mendekatkan polisi dengan empat pilar serta masyarakat, sejalan dengan program Kapolri yaitu PRESISI (Prediktif, Adaptif, Responsif, Transparansi),” kata AKP H Kamin dalam keterangan resminya, dikutip Sabtu (27/4/2024).

Selain itu, Kasi Humas menuturkan bahwa Kapolres juga mengingatkan tentang pentingnya menjaga situasi kamtibmas yang kondusif, terutama menjelang Pilgub dan Pilbup (Pilkada).

“Beliau menekankan bahwa perbedaan pilihan politik tidak boleh mengganggu ketertiban dan keamanan masyarakat,” tegas dia.

Dalam konteks penanganan kriminalitas, diungkapkan H Kamin, bapak Kapolres menyoroti masalah narkoba, pencurian, pelecehan seksual, dan sengketa lahan.

Dikesempatan itu, bapak Kapolres berharap “Sambil mengajak untuk mencari solusi damai melalui Restorative Justice (RJ) sebelum masalah berujung ke ranah hukum,” jelas Kasi Humas.

Saat sesi tanya jawab, ungkap Kasi Humas, Kapolres mempersilakan pihak yang menghadirii kegiatan itu untuk bertanya. Dikesempatan itu, masyarakat banyak menanyakan mengenai sengketa lahan, status sertifikat, dan kelangkaan pupuk subsidi.

Baca Juga:  Polresta Samarinda Bekuk Buronan Wanita Kasus Narkoba Jaringan Napi Lapas Bontang di Yogyakarta

Menyikapi hal itu, terang Kamin, Kapolres menanggapi dengan memberikan penjelasan terkait langkah-langkah yang akan diambil untuk mengatasi masalah tersebut.

Selain itu, “Tak lupa beliau juga mengingatkan pentingnya pembaruan SIM dan STNK secara berkala, serta menegaskan larangan penggunaan knalpot brong yang bisa mengganggu kenyamanan lingkungan,” pungkas AKP H Kamin.

Diketahui, kegiatan Ngobras ini tidak hanya menjadi wadah untuk menyampaikan informasi dari pihak kepolisian, tetapi juga menjadi forum interaktif antara kepolisian dan masyarakat dalam menjaga keamanan dan ketertiban bersama.

spot_img

BERITA TERKINI

BERITA TERPOPULER

spot_img